Monday, 10 June 2013

Jangan Terlalu Banyak Menggunakan Huruf Kapital

Untuk cara order dan pricelist, silahkan klik disini  

Produk-produk desain kami (klik di nama produk): Logo | Brosur | Company Profile | Cover buku | Stationary | Kemasan Produk | Tshirt | Banner | Poster | Kalender dinding | Map.    

Baca juga : Tentang Kami | Keunggulan Kami | Testimoni & Klien Kami | Kontak Kami | Tips-tips, Artikel, & Konsultasi Desain | Cara Order dan Pricelist | On Progress Project 
_____________________________________________________________________________
 
Penulis : admin


Kadang kita jadi nggak sabaran. Ingin "menjejali" pembaca kita dengan semua pesan yang kita anggap penting. Celakanya, karena semua pesan dianggap penting, pembaca malah bingung mana yang lebih penting. Lebih sial lagi kalau ternyata akhirnya pembaca membatalkan melihat marketing tools kita karena bikin pusing. 
Kita pakai contoh:
OBAT PELANGSING
TURUN BERAT BADAN HINGGA 20 KG
AMAN KARENA TERBUAT DARI BAHAN-BAHAN ALAMI
SUDAH TERSERTIFIKASI BPOM RI

SUDAH MENOLONG RIBUAN ORANG
DIREKOMENDASIKAN OLEH PARA TENAGA MEDIS

BELI SEKARANG JUGA DAN RASAKAN MANFAATNYA!

Coba kita redesign sedikit aja...

Obat Pelangsing 
TURUN BERAT BADAN HINGGA 20 KG!

- Aman karena terbuat dari bahan-bahan alami
- Sudah tersertifikasi BPOM RI
- Sudah Menolong ribuan orang
- Direkomendasikan oleh para tenaga medis

Beli sekarang dan rasakan manfaatnya!

Huruf kapital biasanya digunakan untuk memberi penegasan atau penekanan. Kita harus mampu memilih mana pesan yang mau ditekankan. Biar audience membaca pesan utama tersebut dulu. Lalu biarkan mereka mencari sendiri detil sesudahnya. Penekanan (atau biasa disebut emphasis) juga bisa dilakukan dengan memberi efek bold atau warna berbeda.

Terlalu banyak memberi penekanan justru akan menghilangkan kesan penting dari keseluruhan pesan. Penting bagi kita menyusun strategi visualisasi berdasarkan urutan pentingnya pesan. Dalam bahasa verbal, penekanan ini biasanya kita kenal sebagai "intonasi" ketika berbicara. Tentu lebih enak mendengar orang yang berbicara dengan intonasi yang variatif ketimbang yang datar-datar saja.

No comments:

Post a Comment