Selasa, 11 Juni 2013

Agar Kop Surat Lebih Elegan dan Tidak Monoton

Untuk cara order dan pricelist, silahkan klik disini  

Produk-produk desain kami (klik di nama produk): Logo | Brosur | Company Profile | Cover buku | Stationary | Kemasan Produk | Tshirt | Banner | Poster | Kalender dinding | Map.    

Baca juga : Tentang Kami | Keunggulan Kami | Testimoni & Klien Kami | Kontak Kami | Tips-tips, Artikel, & Konsultasi Desain | Cara Order dan Pricelist | On Progress Project 
_____________________________________________________________________________

Penulis : Admin

Sebuah kertas putih, tanpa logo apa pun tidak memiliki arti. Kita bisa menulis apa pun disana tanpa ada yang harus bertanggung jawab. Namun ketika sudah dibubuhi logo disana, maka kertas itu sudah memiliki identitas. Dan tidak boleh sembarang konten ditulis di atasnya. Makanya seorang sahabat, selalu mencoret dengan tanda silang besar ketika memberikan sampel kop surat untuk dicetak ulang. Dia khawatir kop itu akan disalahgunakan.

Terlepas dari fungsinya sebagai identitas perusahaan, kertas kop surat seharusnya bisa juga menjadi bagian dari branding tools. Sama seperti kartu nama, kita bisa menilai "kelas" perusahaan tersebut dari kop suratnya (terserah boleh percaya atau tidak hehehe). Bagi yang memahami fungsi ini, tentu tidak akan main-main dalam mendesain kop suratnya. Sebab kop surat bukanlah sekedar kertas di "ceplokin" logo saja. Ia adalah permainan dan harmonisasi elemen grafis yang bisa menimbulkan kesan elegan dan modern. Dan persepsi ini yang ingin ditimbulkan di mata pihak luar.

Kita tentu sudah umum dengan bentuk kop surat dimana logo di kiri, lalu nama perusahaan/institusi di tengah dengan huruf kapital + di bold. Tak lupa biasanya ada garis di bagian bawah tulisan. Garisnya juga standar, ada dua garis, dimana bagian atas lebih tebal dan bawah lebih tipis.

Berikut ini beberapa tips agar kop surat kita terkesan lebih elegan dan tidak monoton:

1. Tempatkan logo dan tulisan pada tempat yang tidak biasanya. Misalnya logo di kiri atas. Lalu alamat di pojok kiri bawah. Atau logo di kanan atas dan alamat di kanan bawab. Atau logo di atas, alamat di bawah, dst. Bisa eksperimen masing-masing untuk hal ini.


2. Tambahkan elemen grafis untuk mempercantik, misalnya bleed, kotak dengan warna blok tertentu yang keluar dari tepi kertas sampai beberapa cm ke dalam. Tetapi tips bleed ini hanya bisa jika kop surat kita dicetak offset/digital dan bukan print out satu-satu menggunakan printer biasa.


3. Boleh saja menempatkan logo sebagai background, hanya saja perhatikan masalah ketebalannya. Mungkin opacity-nya hanya kisaran 10-20% paling banyak, lebih dari itu akan mengganggu konten yang akan mengisi ruang utama. Dan mungkin tidak sembarang logo yang bisa dijadikan elemen grafis untuk mempercantik background. Hanya logo-logo yang relatif "dual tone" saja yang akan cantik jika difungsikan sebagai background. Penting juga memperhatikan keeleganan logo. Karena jika logonya sendiri tidak elegan, akan sulit menciptakan kesan elegan pada tips ini.


4. Untuk menambah keeleganan, anda bisa menutup keseluruhan isi kertas dengan warna tertentu sesuai brand/corporate color anda. Jadi nggak putih saja. Tapi opacity-nya harus sangat rendah, mungkin maksimal 10% saja.


5. Perhatikan margin untuk area tulis. Jangan sampai kita sudah bagus mendesain posisi lay out untuk logo, alamat, tagline dan lainnya, tetapi ternyata ketika digunakan, banyak elemen yang "tertabrak" oleh text. Hal ini tentu bisa mengurangi keeleganan dan keefisienan fungsi dari kop surat tersebut.


Untuk inspirasi desain stationary (termasuk kop surat di dalamnya), silahkan akses ke : http://www.desainonlinessi.com/2013/05/stationary.html

Butuh desain kemasan produk profesional? SILAHKAN KLIK DISINI !

Baca juga :

Simple Studio Online
www.desainonlinessi.com

Solusi Desain Berkualitas untuk UKM
Gedung Utaka 87, Lantai 3, Ruang 306
Jl. Utan Kayu Raya No. 87
Jakarta Timur 13120

Telp/fax. 021-8590-4493
Mobile : 08778-105-1905
Pin BB : 27B89DFC

Tidak ada komentar:

Posting Komentar